Mantan gelandang Barcelona dan Timnas Spanyol, Xavi Hernandez, minta FIFA batalkan proposal untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia 2022 Qatar dari 32 tim menjadi 48 tim.
Piala Dunia akan menampilkan 48 tim untuk edisi 2026 mendatang, yang akan diselenggarakan Amerika Serikat bersama Meksiko dan Kanada. Tapi Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan pekan lalu bahwa peningkatan jumlah tim untuk Piala Dunia 2022 masih bisa dilakukan.
Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, yang memenangkan Piala Dunia bersama Spanyol pada 2010 dan saat ini bermain di Qatar dengan klub papan atas, Al Sadd, mengatakan 48 tim tersebut tidak akan menjadi pilihan yang tepat untuk gelaran di tahun 2022 mendatang. “Terlalu banyak dan terlalu lama. Bayangkan 48 tim di Piala Dunia Qatar, itu tidak akan bagus menurut saya,” kata Xavi Hernandez kepada wartawan.
“Ini masih menjadi keputusan pihak penyelenggara, tapi untuk saat ini Qatar sedang melakukan segalanya untuk mempersiapkan 32 tim dan akan sulit untuk mengubahnya menjadi lebih banyak tim. Selain itu, bagus bagi sepakbola untuk melibatkan 32 tim saja. Itu lebih dari cukup,” ujar Xavi yang meninggalkan Barcelona pada 2015 lalu itu.
Jika penyelenggara FIFA dan Qatar menyetujui proposal untuk menambah jumlah tim, maka akan dilakukan pemungutan suara pada Kongres FIFA di Paris pada 5 Juni mendatang.
Xavi yang berada di Mumbai untuk acara promosi Generation Amazing, program yang diprakarsai penyelenggara Piala Dunia Qatar 2022, juga mengharapkan Qatar bisa berbuat lebih baik dari yang diharapkan dalam turnamen tersebut.
Negara Teluk yang kecil itu mengejutkan juara empat kali Jepang dengan memenangkan Piala Asia tahun ini. Xavi mengaku tidak terkejut dengan keberhasilan mereka.
“Saya pikir, sepakbola di sana jadi yang terburuk ketika saya pertama kali datang. Tapi mereka sudah banyak berkembang dan melesat sangat cepat sejak saat itu, semua orang melihat permainan mereka di Piala Asia lalu,” ujar pemain berusia 39 tahun itu.
No comments:
Post a Comment